Sabtu, 23 April 2011

Ribuan aksara terbuang tak bermakna

Sumpah serapah silih berganti
Dari canda hingga nyata
Aku pusing ribuan keliling
Mengingat bangsa tanpa moral etika

Saling hujat bawa-bawa agama
Tapi tak pernah mengerti tentang istananya
Satu tuduh ini yang lain bilang itu
Bagai hantu yang tak pernah nyata

Bosan hati menghitung aksara
Jika terkumpul jadilah coretan dosa
Kalau doa tak pernah ada
Caci maki akupun ikut nyambung

Ego memang tak dapat ditahan
Saat agama kita dilecehkan
Namun kesabaran ada batasan
Telah terucap sebelum datang

Salam damai bangsa ku sayang
Jangan lah selalu berperang tanpa makna
Lebih baik mengukur ilmu untu masa depan
Kelak kita juga yang akan merasaka



16.05.2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar